Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMSU menggelar rapat persiapan pelaksanaan pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu akademik dan tata kelola perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum koordinasi resmi yang mempertemukan pimpinan program studi, unit penjaminan mutu, serta seluruh dosen pengampu mata kuliah, baik dari internal prodi maupun dosen luar prodi yang mengajar pada mata kuliah umum.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Sri Wahyuni, M.Pd., dan turut dihadiri oleh Unit Penjaminan Mutu Program Studi (UPM), Arief Aulia Rahman, M.Pd., serta seluruh dosen tetap dan dosen pengampu lintas program studi. Kehadiran seluruh unsur akademik ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memastikan kesiapan pembelajaran yang terstruktur, bermutu, dan selaras dengan capaian pembelajaran lulusan.
Dalam arahannya, Ketua Prodi menegaskan bahwa rapat semester genap bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang konsolidasi akademik untuk menyamakan persepsi, standar, dan target pembelajaran. Ia menekankan pentingnya kesiapan dosen dalam menyusun dan menyesuaikan perangkat pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan kurikulum, kebutuhan mahasiswa, serta tuntutan kompetensi abad ke-21.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyusunan dan penyesuaian Rencana Semester Pembelajaran (RSP). Melalui forum ini, dosen diarahkan untuk memastikan keselarasan antara capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), metode pembelajaran, strategi asesmen, serta integrasi literasi numerasi, HOTS, dan pembelajaran berbasis teknologi. Penjaminan mutu juga menekankan pentingnya kelengkapan dokumen RSP sebagai instrumen kontrol kualitas pembelajaran di tingkat program studi.
Selain pembahasan RSP, rapat juga mengulas program pengembangan Prodi Pendidikan Matematika ke depan. Beberapa fokus strategis yang didiskusikan meliputi penguatan akreditasi, peningkatan publikasi dosen, pengembangan inovasi pembelajaran, hilirisasi produk riset, serta kolaborasi dengan sekolah mitra. Program-program ini dirancang untuk mendukung visi prodi dalam menghasilkan lulusan yang unggul dalam pedagogi, riset pendidikan matematika, serta adaptif terhadap transformasi digital pendidikan.
Agenda penting lainnya adalah pembagian dan penguatan struktur keilmuan matematika ke dalam lima bidang utama. Pembagian ini bertujuan memperjelas rumpun keahlian dosen sekaligus mengoptimalkan distribusi pengajaran. Adapun lima bidang tersebut mencakup: Pendidikan Matematika, Aljabar, Analisis, Geometri, serta Statistika dan Terapan. Melalui pemetaan ini, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih linier dengan kompetensi dosen serta mendukung pengembangan keilmuan prodi secara berkelanjutan.
UPM Prodi, Arief Aulia Rahman, M.Pd., dalam paparannya menyoroti pentingnya budaya mutu dalam setiap proses akademik. Ia menegaskan bahwa standar pembelajaran tidak hanya diukur dari kehadiran dosen di kelas, tetapi juga dari kualitas perencanaan, implementasi, hingga evaluasi pembelajaran. Monitoring perangkat ajar, kesesuaian RSP dengan implementasi, serta dokumentasi pembelajaran menjadi bagian penting dalam siklus penjaminan mutu internal.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari para dosen, khususnya terkait strategi pembelajaran inovatif, penggunaan Learning Management System (LMS), serta penguatan asesmen autentik. Dosen luar prodi yang mengampu mata kuliah umum juga menyampaikan komitmennya untuk menyelaraskan materi perkuliahan dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa Pendidikan Matematika.
Melalui rapat ini, Prodi Pendidikan Matematika FKIP UMSU menegaskan kesiapan menyongsong Semester Genap T.A 2025–2026 dengan perencanaan yang matang, sistem mutu yang kuat, serta kolaborasi akademik yang solid. Diharapkan, seluruh keputusan dan program yang dirumuskan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, kinerja dosen, serta capaian akademik mahasiswa secara berkelanjutan.


